"Organisasi Berkas - Berkas Sequential"
Nama Mahasiswa : Beatrice Angela Elfrida S
NIM : 201731168
Kode Mata Kuliah : C31040204
Mata Kuliah : Sistem Berkas
Kelas : F
Nama Dosen : Dine Tiara Kusuma, S.T., M.Kom.
ORGANISASI BERKAS SEQUENTIAL
Organisasi
Berkas ialah suatu teknik atau cara untuk menyatakan dan menyimpan
record-record dalam sebuah berkas / file sedangkan Sequential merupakan cara
yang paling dasar untuk mengorganisasikan kumpulan record-record dalam sebuah
berkas.
Jadi
organisasi berkas sequential adalah suatu cara atau teknik untuk menyimpan dan
mengorganisasikan record-record dalam sebuah berkas.
·
Keuntungan
Sequential
Kemampuan untuk mengakses record berikutnya secara
tepat.
·
Keterbatasan
Sequential
Tidak dapat mengakses langsung pada record yang
diinginkan.
Ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu :
–
Sequential
–
Relative
–
IndexedSequential
–
Multi
–
Key
1. Sequential
file adalah suatu metode penyimpanan dan pembacaan data yang dilakukan secara
berurutan
2. Relative
file/Random file adalah suatu metode penyimpanan dan pembacaan data yang
dilakukan secara random atau langsung.
3. Indexed
sequential file adalah teknik penyimpanan yang menggunakan suatu index yang
isinya berupa bagian dari data yang sudah tersortir.
4. Multi-key
file adalah jenis file yang memungkinkan kita untuk mengakses data dengan
menggunakan banyak atribut kunci(key field).
Secara umum keempat
teknik dasar tersebut berbeda dalam cara pengaksesannya, yaitu :
1. Direct Access
Adalah suatu cara pengaksesan record yang langsung,
tanpa mengakses seluruh record yang ada. Contoh
: Magnetic Disk
2. Sequential Acces
Adalah suatu cara pengaksesan record, yang didahului
pengaksesan record-record di depannya. Contoh
: Magnetic Tape
PEMBUATAN BERKAS SEQUENTIAL
Meliputi penulisan record-record dalam serangkaian
yang diinginkan pada media penyimpanan. Tugas-tugasnya
:
-
Pengumpulan
data
Proses dimana suatu
data yang ada dikumpulkan secara berurut berdasarkan klasifikasi yang
membedakannya.
-
Perubahan
data dalam bentuk bahasa yang dapat dibaca oleh mesin
Proses perubahan data dari yang biasa menjadi bahasa yang bisa dibaca oleh
mesin
-
Pengeditan
data
Proses setelah data dikumpulkan kemudian diedit sesuai
dengan ketentuan
-
Pemeriksaan
transaksi yang ditolak
-
Penyortiran
edit data
Proses dimana data yang telah diedit kemudian dipilih
atau disortir sesuai dengan data yang diinginkan
Retrieval
Terhadap Berkas Sequential
-
Record
pada berkas sequential di retrieve secara berurutan.
-
Retrieve
dari sebuah berkas dapat dibagi 2 tergantung pada jumlah data yang dihasilkan,
yaitu :
-
Report
Generation
-
Inquiry
Update
Terhadap Berkas Sequential
-
Frekuensi
dimana sebuah master file harus di-update bergantung pada faktor-faktor :
·
Tingkat
perubahan data
·
Ukuran
dari master file
·
Kebutuhan
yang mendesak dari data yang sedang berjalan pada master file
·
File
activity ratio
PENGERTIAN BERKAS INDEKS
SEQUENTIAL
Organisasi
berkas indeks sequential adalah Berkas/file yang disusun sedemikian rupa
sehingga dapat diakses secara sequential maupun secara direct (langsung) atau
kombinasi keduanya, direct dan sequential.
Pengertian
lainya, Organisasi
file merupakan suatu manajemen file yang dikelola dan diatur oleh sistem
operasi (operating system ). Dalam organisasi file dibagi menjadi 3 macam yaitu :
1.
Sequential
Sequential artinya berurutan, maksudnya file yang terekam atau di baca
berurutan dari awal sampai akhir. Pada saat perekaman (penulisan) data,
tersusun berdasarkan urutan data yang dimasukkan atau dientry. Data yang
dimasukkan pertama akan menempati posisi record pertama, data yang dimasukkan
kedua akan menempati posisi record kedua dan seterusnya.
2.
Random
(access direct )
Random artinya acak, Direct access yaitu dapat
diaccess secara langsung. Memang dalam penggunaan organisasi file random
(direct access) baik untuk membaca maupun penulisannya dapat dikatakan acak,
tetapi berdasarkan nomor record yang harus selalu diberikan.
3.
Index
sequential
Merupakan gabungan dari organisasi file sequential dan
random. Pada saat perekaman data pertama kali file dibentuk (create file),
dengan cara sequential. Untuk pembacaan data dan penulisan data setelah file
dibentuk, dapat dilakukan secara sequential maupun random.
atau dapat juga memiliki pengertian sebagai berikut:
Organisasi
File adalah suatu teknik atau cara yang digunakan menyatakan dan menyimpan
record–record dalam sebuah file. Penyimpanan ataupun penulisan character demi
character yang ada didalam external memory, harus diatur sedemikian rupa
sehingga komputer bisa dengan mudah menemukan kembali data-data yang tersimpan
didalamnya. Aturan inilah yang kemudian dikenal sebagai organisasi file. Dalam
hal ini, dikenal ada beberapa metoda, yaitu: Sequential File, Random File dan
Index Sequential File.
Sequential
file merupakan suatu cara ataupun suatu metode penyimpanan dan pembacaan data
yang dilakukan secara berurutan. Dalam hal ini, data yang ada akan disimpan
sesuai dengan urutan masuknya. Data pertama dengan nomor berapapun, akan
disimpan ditempat pertama, demikian pula dengan data berikutnya yang juga akan
disimpan ditempat berikutnya.
Dalam
melakukan pembacaan data, juga akan dilakukan secara berurutan, artinya,
pembacaan akan dimulai dari data paling awal dan dilanjutkan dengan data
berikutnya sehingga data yang dimaksud bisa diketemukan.
·
Keuntungan
Sequential File
Merupakan organisasi file yang sederhana. Jarak setiap
aplikasi yang tersimpan sangat jelas. Metode penyimpanan didalam memory sangat
sederhana, sehingga efisien untuk menyimpan record yang besar. Sangat murah
untuk digunakan, sebab medianya cukup menggunakan magnetic tape.
·
Kerugian
Sequential File
Seandainya
diperlukan perubahan data, maka seluruh recordyang tersimpan didalam master
file, harus semuanya diproses. Data yang tersimpan harus sudah urut (sorted).
Posisi data yang tersimpan sangat susah untuk up-to-date, sebab master file
hanya bisa berubah saat proses selesai dilakukan. Tidak bisa dilkukan pembacaan
secara langsung.
Random
file merupakan suatu cara ataupun suatu metode penyimpanan dan pembacaan data
yang dilakukan secara random atau langsung. Dengan demikian, random file juga
disebut sebagai Direct Access File (Bisa dibaca secara langsung). Dalam hal
ini, tempat penyimpanan data sudah diatur sedemikian rupa, sehingga setiap data
akan tersimpan didalam tempat-tempat yang telah ditentukan sesuai dengan nomor
data yang dimiliki-nya.
Dikarenakan
data yang tersimpan menggunakan teknik yang sedemikian rupa (yaitu random),
maka data yang dibutuhkan bisa langsung ditemukan tanpa harus membaca data-data
sebelumnya. Walaupun demikian, seandainya diperlukan untuk dibaca secara
berurutan, juga dimungkinkan.
Apabila
lagu-lagu yang ada kemudian disimpan didalam compack-disk, maka untuk mendengar
kan lagu yang ke-lima bisa langsung dilakukan (dibaca secara random). Disamping
itu, dengan compact-disk juga bisa dilakukan pembacaan secara berurutan atau
Sequential. Compact-disk menyimpan lagu secara random.
·
Keuntungan
Random File
Sangat sesuai untuk kebutuhan File Transaksi, sebab
transaksi harus diproses saat kejadian berlangsung. Data yang tersimpan tidak
harus urut (sorted). Untuk pemrosesan lebih efisien, sebab ada beberapa file
yang memerlukan perubahan saat proses berlangsung. Lebih cepat dalam hal
pemanggilan data. Beberapa data yang tersimpan didalam file, bisa diperbaiki
dalam waktu bersamaan.
·
Kerugian
Random file
Memerlukan adanya back-ap data. Sebab transaksi yang
diperbaiki setiap saat bisa menghilangkan jejak data asal. Data yang tersimpan
mempunyai potensi lebih cepat rusak. Kapasitas media penyimpanan memory menjadi
besar. Memerlukan hardware dan software yang lebih kompleks apabila dibanding
Sequential file.
Index
Sequential File merupakan perpaduan terbaik dari teknik Sequential dan random
file. Teknik penyimpanan yang dilakukan, menggunakan suatu index yang isinya
berupa bagian dari data yang sudah tersortir. Index ini diakhiri denga adanya
suatu pointer (penunjuk) yang bisa menunjukkan secara jelas posisi data yang
selengkapnya. Index yang ada juga merupakan record-key (kunci record), sehingga
kalau recordkey ini dipanggil, maka seluruh data juga akan ikut terpanggil.
Untuk
membayangkan penyimpanan dan pembacaan data secara Sequential, kita bisa
melihat rekaman lagu yang tersimpan pada kaset. Untuk mendengarkan lagu kelima,
kita harus melalui lagu kesatu, dua, tiga dan empat terlebih dahulu. Pembacaan
seperti inilah yang disebut sebagai Sequential atau berurutan.
Untuk
membayangkan penyimpanan data dengan menggunakan teknik index Sequential ini,
kita bisa melihat daftar isi pada sebuah buku. Pada bagian disebelah kiri
disebut sebagai index data yang berisi bagian dari data yang ada. Index data
kemudian diakhiri dengan pointer yang menunjukkan posisi keseluruhan isi data.
Sebuah
data yang terdiri Nomor, Nama, NL1, Nl2, dan NL3 bisa disimpan dengan menggunakan
Nomor sebagai Index. Apabila data tersebut dicetak, maka akan dihasilkan suatu
data yang berurutan berdasar Nomor. Nomor yang ada akan tersusun dengan urutan
dari kecil keurutan yang lebih besar.
Dari
data yang ada, juga bisa dibuat Nama sebagai Index. Apabila data tersebut
dicetak, maka akan dihasilkan suatu data yang berurutan berdasar Nama. Nama
yang ada akan tersusun dengan urutan dari kecil keurutan yang lebih besar.
Peluang yang memiliki abjad terkecil, akan menempati posisi pertama dan Rino
pada posisi terakhir.
Gambar
yang ada menunjukkan bagaimana record data nilai disimpan didalam media disk
ataupun disket dengan menggunakan teknik index Sequential. Index data akan
dibaca pertama kali oleh komputer, dan dikarenakan didalam index data juga
terdapat address maka data yang dicari bisa segera diketemukan.
Sesuai
dengan sifat media yang dimilikinya, maka pada sebuah pita magnetic tape, hanya
bisa menyimpan data secara Sequential; Dengan demikian, cara pembacaan yang
dilakukan juga hanya secara Sequential, yaitu berurutan satu persatu sampai
nomor record yang dikehendaki diketemukan.
Dengan
menggunakan Direct Access Methode (metode pembacaan/penulisan secara langsung),
maka, recordyang tersimpan didalam sebuah disket, Hard-disk, CD ROM ataupun
Laser-Disk dapat di-access secara langsung dengan tanpa harus membaca seluruh
data yang dimilikinya.
Access
dengan menggunakan methoda Index-Sequential juga dapat dilakukan oleh media
ini. Dengan melakukan access pertama kali pada key-field yang ada, maka akan
diketemukan recordyang dituju.
Data
yang sudah terekam dalam methoda index-Sequential juga dapat dilakukan
pembacaan secara Sequential. Key-field akan dibaca pertama kali secara
Sequential, dan untuk selanjutnya recordyang dituju akan diketemukan.
·
Keuntungan
Index Sequential File
Sangat
cocok untuk digunakan menyimpan batch data ataupun individual data. Dibanding
Sequential file, pemanggilan data menjadi lebih cepat.
·
Kerugian
Index Sequential File
Access
(pemanggilan) data tidak bisa disamakan dengan random (direct access file).
Memerlukan adanya ruangan extra didalam memory untuk menyimpan index data.
Memerlukan adanya hardware dan software yang lebih kompleks.
Secara
umum ketiga teknik dasar/ metoda – metoda tersebut berbeda dalam cara
pengaksesannya, yaitu Direct Access dan Sequential Access. Direct Access adalah
suatu cara pengaksesan recordyang langsung, tanpa mengakses seluruh recordyang
ada, contoh Magnetic Disk. Sequential Access adalah suatu cara pengaksesan record,
yang didahului pengaksesan record– recorddi depannya contoh Magnetic Tape.
Faktor–faktor
yang mempengaruhi dalam proses pemilihan organisasi file yaitu Karakteristik
dari penyimpanan yang digunakan, Volume dan frekuensi dari transaksi yang
diproses, Respontime yang diperlukan. Cara memilih organisasi file tidak
terlepas dari 2 aspek utama, yaitu Model penggunaannya dan Model operasi file.
Menurut
penggunaannya ada 2 cara Batch Suatu proses yang dilakukan secara group atau
kelompok. Interactive. Suatu proses yang dilakukan secara satu persatu, yaitu
record demi record.
Menurut
Operasi file ada cara Creation Membuat struktur file lebih dahulu, menentukan
banyak record baru, kemudian record– recorddimuat kedalam file tersebut dan
Membuat file dengan cara merekam recorddemi record. Update untuk menjaga agar
file tetap up to date dan Insert / Add, Modification, deletion. Retrieval
Pengaksesansebuah file dengan tujuan untuk mendapatkan informasi. Inquiry,
Volume data rendah, model proses interactive.Report Generation Volume Data
Tinggi, model proses batch. File Retrieval terbagi menjadi 2, yaitu
Comprehensive Retrieval Mendapatkan informasi dari semua recorddalam sebuah
file. Contoh :* Display all, * List nama, alamat. Selective Retrieval
Mendapatkan informasi dari record– record tertentu berdasarkan persyaratan
tertentu. Contoh : * List for gaji = 100000 * List nama. Npm, for angkatan = 93
Maintenance
Perubahan terhadap file dengan tujuan memperbaiki penampilan program dalam
mengakses file tersebut. Restucturing Perubahan struktur file misalnya Panjang
file diubah, penambahan file baru, panjang recorddi rubah. Reorganizaion
Perubahan organisasi file yang satu, menjadi organisasi file yang lain.
Misalnya dari organisai file Sequential menjadi indeks Sequential, dari direct
menjadi Sequential.
Secara
umum dapat disimpulkan untuk master file dan program file kita dapat melakukan
created, update, retrieval from dan maintenanced. Untuk work file kita dapat
melakukan created, update, retrieval from tapi tidak dapat kita maintenanced.
Untuk report file umumnya tidak di update, retrieve from atau maintenanced.
Untuk transaction file, umumnya hanya dapat di created dan digunakan untuk
sekali proses.
Sistem
File Sebuah sistem file sangat membantu para programmer untuk memungkinkan
mereka megakses file, tanpa memperhatikan detail dari karakteristik dan waktu
penyimpanan. Sisstem file ini juga yang mengatur direktori, device access dan
buffer.
Tugas
dari sistem file memelihara direktori dari
identifikasi file dan lokasi informasi, Menentukan jalan/pathway bagi aliran
data antara main memory dan alat penyimapn sekunder, Mengkoordibasi komunikasi
antara CPU dan alat penyimpan sekunder dan sebaliknya, Menyiapkan file
penggunaan input atau output, Mengatur file, bila penggunaan input atau output
telah selesai.