Senin, 15 April 2019

Organisasi Berkas - Berkas Sequential

SISTEM BERKAS

"Organisasi Berkas - Berkas Sequential"


Nama Mahasiswa      : Beatrice Angela Elfrida S
NIM                            : 201731168
Kode Mata Kuliah      : C31040204
Mata Kuliah                : Sistem Berkas
Kelas                           : F
Nama Dosen               : Dine Tiara Kusuma, S.T., M.Kom.

ORGANISASI BERKAS SEQUENTIAL

Organisasi Berkas ialah suatu teknik atau cara untuk menyatakan dan menyimpan record-record dalam sebuah berkas / file sedangkan Sequential merupakan cara yang paling dasar untuk mengorganisasikan kumpulan record-record dalam sebuah berkas.
Jadi organisasi berkas sequential adalah suatu cara atau teknik untuk menyimpan dan mengorganisasikan record-record dalam sebuah berkas.
·      Keuntungan Sequential
Kemampuan untuk mengakses record berikutnya secara tepat.
·      Keterbatasan Sequential
Tidak dapat mengakses langsung pada record yang diinginkan.
Ada 4 teknik dasar organisasi file, yaitu :
        Sequential
        Relative
        IndexedSequential
        Multi
        Key


  1. Sequential file adalah suatu metode penyimpanan dan pembacaan data yang dilakukan secara berurutan
  2. Relative file/Random file adalah suatu metode penyimpanan dan pembacaan data yang dilakukan secara random atau langsung.
  3. Indexed sequential file adalah teknik penyimpanan yang menggunakan suatu index yang isinya berupa bagian dari data yang sudah tersortir.
 4. Multi-key file adalah jenis file yang memungkinkan kita untuk mengakses data dengan menggunakan banyak atribut kunci(key field).

Secara umum keempat teknik dasar tersebut berbeda dalam cara pengaksesannya, yaitu :
1.    Direct Access
Adalah suatu cara pengaksesan record yang langsung, tanpa mengakses seluruh record yang ada. Contoh : Magnetic Disk
2.    Sequential Acces
Adalah suatu cara pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record-record di depannya. Contoh : Magnetic Tape

PEMBUATAN BERKAS SEQUENTIAL

Meliputi penulisan record-record dalam serangkaian yang diinginkan pada media penyimpanan. Tugas-tugasnya :
-       Pengumpulan data
     Proses dimana suatu data yang ada dikumpulkan secara berurut berdasarkan klasifikasi yang membedakannya.
-       Perubahan data dalam bentuk bahasa yang dapat dibaca oleh mesin
Proses perubahan data dari yang biasa menjadi bahasa yang bisa dibaca oleh mesin
-       Pengeditan data
     Proses setelah data dikumpulkan kemudian diedit sesuai dengan ketentuan
-       Pemeriksaan transaksi yang ditolak
-       Penyortiran edit data
     Proses dimana data yang telah diedit kemudian dipilih atau disortir sesuai dengan data yang diinginkan

Retrieval Terhadap Berkas Sequential
-       Record pada berkas sequential di retrieve secara berurutan.
-       Retrieve dari sebuah berkas dapat dibagi 2 tergantung pada jumlah data yang dihasilkan, yaitu :
          -   Report Generation
          -   Inquiry

Update Terhadap Berkas Sequential
-       Frekuensi dimana sebuah master file harus di-update bergantung pada faktor-faktor :
·      Tingkat perubahan data
·      Ukuran dari master file
·      Kebutuhan yang mendesak dari data yang sedang berjalan pada master file
·      File activity ratio

PENGERTIAN BERKAS INDEKS SEQUENTIAL

Organisasi berkas indeks sequential adalah Berkas/file yang disusun sedemikian rupa sehingga dapat diakses secara sequential maupun secara direct (langsung) atau kombinasi keduanya, direct dan sequential.
Pengertian lainya, Organisasi file merupakan suatu manajemen file yang dikelola dan diatur oleh sistem operasi (operating system ). Dalam organisasi file dibagi menjadi 3 macam yaitu :
1.    Sequential
Sequential artinya berurutan, maksudnya file yang terekam atau di baca berurutan dari awal sampai akhir. Pada saat perekaman (penulisan) data, tersusun berdasarkan urutan data yang dimasukkan atau dientry. Data yang dimasukkan pertama akan menempati posisi record pertama, data yang dimasukkan kedua akan menempati posisi record kedua dan seterusnya.
2.    Random (access direct )
Random artinya acak, Direct access yaitu dapat diaccess secara langsung. Memang dalam penggunaan organisasi file random (direct access) baik untuk membaca maupun penulisannya dapat dikatakan acak, tetapi berdasarkan nomor record yang harus selalu diberikan.
3.    Index sequential
Merupakan gabungan dari organisasi file sequential dan random. Pada saat perekaman data pertama kali file dibentuk (create file), dengan cara sequential. Untuk pembacaan data dan penulisan data setelah file dibentuk, dapat dilakukan secara sequential maupun random.

atau dapat juga memiliki pengertian sebagai berikut:

Organisasi File adalah suatu teknik atau cara yang digunakan menyatakan dan menyimpan record–record dalam sebuah file. Penyimpanan ataupun penulisan character demi character yang ada didalam external memory, harus diatur sedemikian rupa sehingga komputer bisa dengan mudah menemukan kembali data-data yang tersimpan didalamnya. Aturan inilah yang kemudian dikenal sebagai organisasi file. Dalam hal ini, dikenal ada beberapa metoda, yaitu: Sequential File, Random File dan Index Sequential File.
Sequential file merupakan suatu cara ataupun suatu metode penyimpanan dan pembacaan data yang dilakukan secara berurutan. Dalam hal ini, data yang ada akan disimpan sesuai dengan urutan masuknya. Data pertama dengan nomor berapapun, akan disimpan ditempat pertama, demikian pula dengan data berikutnya yang juga akan disimpan ditempat berikutnya.
Dalam melakukan pembacaan data, juga akan dilakukan secara berurutan, artinya, pembacaan akan dimulai dari data paling awal dan dilanjutkan dengan data berikutnya sehingga data yang dimaksud bisa diketemukan.
·      Keuntungan Sequential File
Merupakan organisasi file yang sederhana. Jarak setiap aplikasi yang tersimpan sangat jelas. Metode penyimpanan didalam memory sangat sederhana, sehingga efisien untuk menyimpan record yang besar. Sangat murah untuk digunakan, sebab medianya cukup menggunakan magnetic tape.
·      Kerugian Sequential File
Seandainya diperlukan perubahan data, maka seluruh recordyang tersimpan didalam master file, harus semuanya diproses. Data yang tersimpan harus sudah urut (sorted). Posisi data yang tersimpan sangat susah untuk up-to-date, sebab master file hanya bisa berubah saat proses selesai dilakukan. Tidak bisa dilkukan pembacaan secara langsung.

Random file merupakan suatu cara ataupun suatu metode penyimpanan dan pembacaan data yang dilakukan secara random atau langsung. Dengan demikian, random file juga disebut sebagai Direct Access File (Bisa dibaca secara langsung). Dalam hal ini, tempat penyimpanan data sudah diatur sedemikian rupa, sehingga setiap data akan tersimpan didalam tempat-tempat yang telah ditentukan sesuai dengan nomor data yang dimiliki-nya.
Dikarenakan data yang tersimpan menggunakan teknik yang sedemikian rupa (yaitu random), maka data yang dibutuhkan bisa langsung ditemukan tanpa harus membaca data-data sebelumnya. Walaupun demikian, seandainya diperlukan untuk dibaca secara berurutan, juga dimungkinkan.
Apabila lagu-lagu yang ada kemudian disimpan didalam compack-disk, maka untuk mendengar kan lagu yang ke-lima bisa langsung dilakukan (dibaca secara random). Disamping itu, dengan compact-disk juga bisa dilakukan pembacaan secara berurutan atau Sequential. Compact-disk menyimpan lagu secara random.
·      Keuntungan Random File
Sangat sesuai untuk kebutuhan File Transaksi, sebab transaksi harus diproses saat kejadian berlangsung. Data yang tersimpan tidak harus urut (sorted). Untuk pemrosesan lebih efisien, sebab ada beberapa file yang memerlukan perubahan saat proses berlangsung. Lebih cepat dalam hal pemanggilan data. Beberapa data yang tersimpan didalam file, bisa diperbaiki dalam waktu bersamaan.
·      Kerugian Random file
Memerlukan adanya back-ap data. Sebab transaksi yang diperbaiki setiap saat bisa menghilangkan jejak data asal. Data yang tersimpan mempunyai potensi lebih cepat rusak. Kapasitas media penyimpanan memory menjadi besar. Memerlukan hardware dan software yang lebih kompleks apabila dibanding Sequential file.

Index Sequential File merupakan perpaduan terbaik dari teknik Sequential dan random file. Teknik penyimpanan yang dilakukan, menggunakan suatu index yang isinya berupa bagian dari data yang sudah tersortir. Index ini diakhiri denga adanya suatu pointer (penunjuk) yang bisa menunjukkan secara jelas posisi data yang selengkapnya. Index yang ada juga merupakan record-key (kunci record), sehingga kalau recordkey ini dipanggil, maka seluruh data juga akan ikut terpanggil.

Untuk membayangkan penyimpanan dan pembacaan data secara Sequential, kita bisa melihat rekaman lagu yang tersimpan pada kaset. Untuk mendengarkan lagu kelima, kita harus melalui lagu kesatu, dua, tiga dan empat terlebih dahulu. Pembacaan seperti inilah yang disebut sebagai Sequential atau berurutan.
Untuk membayangkan penyimpanan data dengan menggunakan teknik index Sequential ini, kita bisa melihat daftar isi pada sebuah buku. Pada bagian disebelah kiri disebut sebagai index data yang berisi bagian dari data yang ada. Index data kemudian diakhiri dengan pointer yang menunjukkan posisi keseluruhan isi data.

Sebuah data yang terdiri Nomor, Nama, NL1, Nl2, dan NL3 bisa disimpan dengan menggunakan Nomor sebagai Index. Apabila data tersebut dicetak, maka akan dihasilkan suatu data yang berurutan berdasar Nomor. Nomor yang ada akan tersusun dengan urutan dari kecil keurutan yang lebih besar.

Dari data yang ada, juga bisa dibuat Nama sebagai Index. Apabila data tersebut dicetak, maka akan dihasilkan suatu data yang berurutan berdasar Nama. Nama yang ada akan tersusun dengan urutan dari kecil keurutan yang lebih besar. Peluang yang memiliki abjad terkecil, akan menempati posisi pertama dan Rino pada posisi terakhir.

Gambar yang ada menunjukkan bagaimana record data nilai disimpan didalam media disk ataupun disket dengan menggunakan teknik index Sequential. Index data akan dibaca pertama kali oleh komputer, dan dikarenakan didalam index data juga terdapat address maka data yang dicari bisa segera diketemukan.

Sesuai dengan sifat media yang dimilikinya, maka pada sebuah pita magnetic tape, hanya bisa menyimpan data secara Sequential; Dengan demikian, cara pembacaan yang dilakukan juga hanya secara Sequential, yaitu berurutan satu persatu sampai nomor record yang dikehendaki diketemukan.

Dengan menggunakan Direct Access Methode (metode pembacaan/penulisan secara langsung), maka, recordyang tersimpan didalam sebuah disket, Hard-disk, CD ROM ataupun Laser-Disk dapat di-access secara langsung dengan tanpa harus membaca seluruh data yang dimilikinya.

Access dengan menggunakan methoda Index-Sequential juga dapat dilakukan oleh media ini. Dengan melakukan access pertama kali pada key-field yang ada, maka akan diketemukan recordyang dituju.
Data yang sudah terekam dalam methoda index-Sequential juga dapat dilakukan pembacaan secara Sequential. Key-field akan dibaca pertama kali secara Sequential, dan untuk selanjutnya recordyang dituju akan diketemukan.
·      Keuntungan Index Sequential File
Sangat cocok untuk digunakan menyimpan batch data ataupun individual data. Dibanding Sequential file, pemanggilan data menjadi lebih cepat.
·      Kerugian Index Sequential File
Access (pemanggilan) data tidak bisa disamakan dengan random (direct access file). Memerlukan adanya ruangan extra didalam memory untuk menyimpan index data. Memerlukan adanya hardware dan software yang lebih kompleks.

Secara umum ketiga teknik dasar/ metoda – metoda tersebut berbeda dalam cara pengaksesannya, yaitu Direct Access dan Sequential Access. Direct Access adalah suatu cara pengaksesan recordyang langsung, tanpa mengakses seluruh recordyang ada, contoh Magnetic Disk. Sequential Access adalah suatu cara pengaksesan record, yang didahului pengaksesan record– recorddi depannya contoh Magnetic Tape.

Faktor–faktor yang mempengaruhi dalam proses pemilihan organisasi file yaitu Karakteristik dari penyimpanan yang digunakan, Volume dan frekuensi dari transaksi yang diproses, Respontime yang diperlukan. Cara memilih organisasi file tidak terlepas dari 2 aspek utama, yaitu Model penggunaannya dan Model operasi file.

Menurut penggunaannya ada 2 cara Batch Suatu proses yang dilakukan secara group atau kelompok. Interactive. Suatu proses yang dilakukan secara satu persatu, yaitu record demi record.
Menurut Operasi file ada cara Creation Membuat struktur file lebih dahulu, menentukan banyak record baru, kemudian record– recorddimuat kedalam file tersebut dan Membuat file dengan cara merekam recorddemi record. Update untuk menjaga agar file tetap up to date dan Insert / Add, Modification, deletion. Retrieval Pengaksesansebuah file dengan tujuan untuk mendapatkan informasi. Inquiry, Volume data rendah, model proses interactive.Report Generation Volume Data Tinggi, model proses batch. File Retrieval terbagi menjadi 2, yaitu Comprehensive Retrieval Mendapatkan informasi dari semua recorddalam sebuah file. Contoh :* Display all, * List nama, alamat. Selective Retrieval Mendapatkan informasi dari record– record tertentu berdasarkan persyaratan tertentu. Contoh : * List for gaji = 100000 * List nama. Npm, for angkatan = 93

Maintenance Perubahan terhadap file dengan tujuan memperbaiki penampilan program dalam mengakses file tersebut. Restucturing Perubahan struktur file misalnya Panjang file diubah, penambahan file baru, panjang recorddi rubah. Reorganizaion Perubahan organisasi file yang satu, menjadi organisasi file yang lain. Misalnya dari organisai file Sequential menjadi indeks Sequential, dari direct menjadi Sequential.

Secara umum dapat disimpulkan untuk master file dan program file kita dapat melakukan created, update, retrieval from dan maintenanced. Untuk work file kita dapat melakukan created, update, retrieval from tapi tidak dapat kita maintenanced. Untuk report file umumnya tidak di update, retrieve from atau maintenanced. Untuk transaction file, umumnya hanya dapat di created dan digunakan untuk sekali proses.

Sistem File Sebuah sistem file sangat membantu para programmer untuk memungkinkan mereka megakses file, tanpa memperhatikan detail dari karakteristik dan waktu penyimpanan. Sisstem file ini juga yang mengatur direktori, device access dan buffer.

Tugas dari sistem file memelihara direktori dari identifikasi file dan lokasi informasi, Menentukan jalan/pathway bagi aliran data antara main memory dan alat penyimapn sekunder, Mengkoordibasi komunikasi antara CPU dan alat penyimpan sekunder dan sebaliknya, Menyiapkan file penggunaan input atau output, Mengatur file, bila penggunaan input atau output telah selesai.














Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pile File

https://sttpln.ac.id/ Nama Mahasiswa      : Beatrice Angela Elfrida S NIM                            : 201731168 Kode Mata K...