Sabtu, 13 April 2019

Memory Card


SISTEM BERKAS

"MEMORY CARD"





Nama Mahasiswa        : Beatrice Angela Elfrida S
NIM                            : 201731168
Kode Mata Kuliah      : C31040204
Mata Kuliah                : Sistem Berkas
Kelas                           : F
Nama Dosen               : Dine Tiara Kusuma, S.T., M.Kom.
Nama Kelompok 4      :
1.      Sheilla Jihan V P - 201731162
2.      Nadia Herdanti - 201731165
3.      Rahma Aulia S - 201731176

Memory Card atau kartu memori merupakan sebuah alat (card) yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan data digital (seperti gambar, audio dan video) pada sebuah gadget seperti kamera digital, PDA dan Handphone. Ukuran dari karu memori ini bermaca-macam mulai dari 128MB, 512MB, 1GB dan seterusnya bahkan sampai ada Memory Card dengan kapasitas 32GB atau lebih.

Berikut adalah jenis-jenis memory card.
1.    Memory Stick
Memory Stick merupakan memory card yang diperkenalkan oleh SONY dan dipatenkan untuk alat-alat elektronik keluarannya. Hampir semua kamera buatan SONY menggunakan memory stick sebagai media penyimpanannya.
·  Memory Stick Pro dan Memory Stick Duo
Merupakan generasi kedua Memory Stick dengan kecepatan dan kapasitas penyimpanan yang meningkat.
·  Memory Stick Micro M2
Memory Stick Micro (M2) menawarkan penyimpanan data yang lebih besar, saat ini telah  mencapai ukuran 8GB.

2.                 2.  Multimedia Card (MMC)
     Multimedia Card (MMC) merupakan kartu memori standar, bentuknya lebih besar dari Memory Stick dan dapat dipergunakan pada slot SD Card. RS-MMC ( Reduced Size Multimedia Card) Merupakan MMC generasi selanjutnya dengan ukuran lebih kecil, dapat digunakan pada slot MMC maupun SD Card dengan menggunakan sebuah adapter.

 3.  Secure Digital Card (SD Card)
Bentuk SD Card seukuran dengan MMC dengan kecepatan transfer data yang lebih cepat. Banyak digunakan mulai dari handphone, kamera dan komputer. SD Card mempunyai switch yang berfungsi agar SD Card menjadi write protected.
·  Mini SD
Ukurannya kira-kira setengan ukuran SD Card, dapat dimasukkan kedalam slot SD Card atau MMC dengan menggunakan sebuh Adapter.
·  Micro SD / TransFlash
Ukurannya lebih kecil daripada Mini SD dan banyak digunakan pada handphone sekarang. Kapasitas penyimpana data bisa mencapai hingga 16 GB.
·  XD Card
Dikembangkan oleh Olympus dan Fuji untuk produk-produk kamera keluarannya.
 4.   Compact Flash Card (CF Card)
Compact Flash Card (CF Card) merupakan kartu memori yang paling banyak digunakan pada kamera digital. Memiliki kecepatan transfer data yang paling cepat karena memori ini memiliki chip controller. Selain dapat meyimpan file multimedia juga dapat menyimpan file data lainnya seperti text dan sebagainya. Ada dua ukuran dari CF Memory ini yaitu Compact Flash tipe I dan Compact Flash tipe II.  CF II lebih tebal (kira-kira 5mm) dari CF I (kira-kira 3,3mm) dan mempunyai kapasitas penyimpanan yang lebih besar pula. 

 5.    Smart Media Card
Bentunya seukuran Flash Card dan dapat menyimpan berbagai bentuk file multimedia.

Kartu memori adalah salah satu komponen penting bagi pemilik smartphone atau pun tablet. Kartu ini dapat menanggulangi keterbatasan memori internal pada sebuah smartphone. Saat ini kartu memori yang paling banyak digunakan adalah kartu memori dari jenis SD, yang terdiri dari memori SD card, MiniSD, dan MicroSD.
SD sendiri adalah singkatan dari Secure Digital, yang merupakan memory Card flash ultra kecil yang dirancang untuk menyediakan memori berkapasitas tinggi dalam ukuran yang kecil. Kartu memori SD sendiri bisa dikategorikan berdasarkan dua kriteria, yaitu ukurannya dan kapasitasnya.
Perbedaan yang cukup menonjol dari SD Card, MiniSD dan juga MicroSD Card adalah berdasarkan ukurannya. Jika digolongkan berdasarkan ukuran, maka memori SD ini dibagi menjadi memori SD card, MiniSD card, dan MicroSD card. SD card merupakan Jenis memori yang memiliki ukuran 24 x 32 mm dan ketebalan 2.1 mm. kartu memori ini dinamai secure (aman) karena telah memiliki Content Protection for Recordable Media (CPRM) untuk mencegah pembajakan serta adanya Write-Protect tab yang mencegah penghapusan isi memori secara tidak sengaja.

Berdasarkan Ukuran



Selanjutnya terdapat jenis memori MiniSD yang memiliki ukuran 20 x 21,5 mm dan ketebalan 1,4 mm serta memori MicroSD yang memiliki ukuran 11 x 15 mm dan ketebalan 1 mm.
Kedua memori ini sangat cocok untuk dipasang di smartphone atau MP3 player. Baik memori miniSD atau pun microSD dapat dihubungkan pada perangkat yang memiliki slot SD, namun diperlukan sebuah adapter untuk menghubungkannya. Micro SD: panjang 11mm, lebar 15mm, ketebalan 1mm, berat 0.5 gram MiniSD: panjang, 21.5mm, lebar 20mm, ketebalan 1.4mm, berat 1 gram SD Card: panjang 3mm, lebar 24mm, ketebalan 2.1mm, berat 2 gram Dapat disimpulkan bahwa kartu memori yang paling besar ukurannya mulai dari SD Card yang dibesut pada tahun 1999. Sedangkan MiniSD menempati posisi kedua sebagai kartu memori yang memiliki ukuran terbesar. Mini SD diciptakan pada tahun 2003 dan lebih sering ditemukan pada ponsel. Sedangkan yang paling tipis dan ringan adalah MicroSD. MicroSD sendiri dikembangkan pada tahun 2005.

Berdasarkan Kapasitas

Selain memiliki perbedaan ukuran, ketiga kartu memori tersebut juga memiliki perbedaan berdasarkan kapasitasnya. Jika digolongkan berdasarkan ukuran, maka kartu memori SD card dapat dikategorikan menjadi 3 jenis, yaitu SDSC, SDHC, dan SDXC.
·           SDSC
Memori SDSC merupakan singkatan dari Secure Digital Standard Capacity. Memori ini biasanya hanya disebut sebagai SD saja tanpa ada embel-embel SC di belakangnya. Memori jenis ini memiliki kapasitas dari mulai 1 MB hingga 2 GB dengan format FAT16.
Namun, tak jarang juga Anda menemukan SDSC dengan kapasitas mencapai 4GB. Perlu Anda ketahui, jika Anda menemukan SDSC dengan kapasitas mencapai 4GB maka memori SDSC tersebut bukanlah standar SDSC pada umumnya. Juga, Anda harus ingat bahwa ukuran dari kartu memori tidak menentukan besarnya kapasitas kartu memori. 
·           SDHC
SDHC (Secure Digital High Capacity) yang merupakan pengembangan selanjutnya dari memori SD card. Micro SDHC ini diluncurkan pada tahun 2007 dan memiliki kecepatan serta kinerja yang telah ditingkatkan dengan memakai format FAT32. SDHC card memiliki kapasitas mulai dari 4 GB hingga 32 GB. Namun, SDHC ini hanya bisa digunakan untuk perangkat yang compatible dengan format SDHC saja. Jika perangkat tersebut dapat membaca format SDHC maka perangkat tersebut juga bisa membaca format SDSC. Namun tetap saja perangkat hanya bisa sebatas membaca saja tanpa dapat menggunakannya secara maksimal.
·           SDXC 
Kapasitas memori paling besar tentu saja terdapat pada SDXC yang merupakan singkatan dari SecureDigital eXtended Capacity. Memori ini memiliki kapasitas dari mulai 64 GB, dan secara teori kapasitas maksimalnya dapat mencapai 2 TB.

Berdasarkan Kecepatan
Kecepatan sebuah SD card diukur dari seberapa cepat informasi dapat dibaca atau ditulis ke dalam kartu tersebut. Pada perangkat yang membutuhkan proses menulis data yang terus menerus, seperti video recorder, perangkat tersebut mungkin tidak akan bekerja secara maksimal jika memori SD card yang digunakan memiliki kecepatan yang rendah.
Sebagai contoh, sebuah camcorder definisi tinggi memerlukan SD card minimal class 6 agar video yang dihasilkan berkualitas sempurna. Contoh lainnya adalah kamera digital yang menggunakan SD card berkecepatan rendah akan membutuhkan waktu yang agak lama saat mengambil satu foto ke foto lainnya. Untuk melihat Class dari memori SD card sangatlah mudah karena Anda hanya tinggal melihat icon lingkaran yang membentuk huruf C dan di dalamnya ada angka yang menunjukkan Class dari SD card tersebut. Class dari SD card menandakan kecepatan dari SD card tersebut, yang terbagi menjadi 5 jenis:
·      Class 0 tidak memiliki kemampuan transfer rate minimum yang spesifik
·      Class 2 memiliki kemampuan transfer rate minimum 2 MB/s, kecepatan paling rendah untuk Micro SDHC
·      Class 4 memiliki kemampuan transfer rate minimum 4 MB/s
·      Class 6 memiliki kemampuan transfer rate minimum 6 MB/s
·      Class 10 memiliki transfer rate kemampuan minimum 10 MB/s
Jadi, bisa ditarik kesimpulan bahwa perbedaan antara Memori SD Card, Mini SD, dan Micro SD bisa dilihat berdasarkan ukuran, kapasitas dan juga kelasnya. Nah, Anda juga perlu ingat bahwa ukuran tidak menentukan besarnya kapasitas yang ada pada kartu memori.

Card Reader


Card reader merupakan perangkat input yang digunakan untuk membaca kartu memori. Card reader bisa menjadi perangkat mandiri yang terhubung ke komputer atau terintegrasi ke printer, scanner, mesin fotokopi dan perangkat multifungsi. Kenyataannya, sekarang ini sebagian besar peralatan tersebut telah dilengkapi built-in card reader. Card reader sendiri dihubungkan ke PC dengan kabel USB.
Hampir semua kartu pembaca memori bisa menerima format ganda, termasuk CF (Compact Flash), SD (Secure Digital) dan Memory Stick Sony. Namun, beberapa card reader juga mengizinkan format lain, seperti Microdrive, SmartMedia, XD dan Memory Stick Pro Duo Card. Mulanya, ia hanya dirancang untuk dapat membaca satu jenis kartu memori, misal SD saja atau CF saja. Tapi, kini telah banyak dijumpai multi card reader, yaitu card reader yang mampu membaca berbagai macam memory card. Menurut tipenya, card reader dibagi menjadi:
·      Single Slot
Sering disebut 2in1, 3in1, 5in1 dan sebagainya. Sesuai namanya, ia hanya memiliki satu lubang dan dapat membaca jenis memori dari T-Flash, SD Card, Nokia, MMC, RSMMC dan RSMMCDV.
·      Multi slot
Kartu pembaca memori ini mempunyai empat lubang/slot. Ia juga dikenal dengan sebutan 9in1, 12in1, 15in1 dan lain-lain. Tapi, sekarang biasa disebut “All in 1”. Jenis kartu yang bisa dibaca cukup banyak, mulai dari Memory Stick Duo, Stick Pro Duo, CF, XD, MicroDrive, Secure Media dan sebagainya.
Card reader memiliki kecepatan membaca dan mentransfer data yang cukup baik di kelasnya. Ia mampu membaca memori rata-rata 37,4MB/s dan menulis sekitar 17,6MB/s. Dengan speed tersebut ia bisa membantu aktifitas, seperti memindah serta mengisi memori eksternal Anda. Kebanyakan pemilik kartu pembaca adalah para pengguna kamera digital yang ingin mentransfer foto ke komputer. Siswa dan pengusaha juga mengantonginya untuk menyimpan data penting, seperti tugas, presentasi dan laporan ke dalam memori.

Fungsi Card Reader

Kegunaan utama dari card reader adalah menjadi perantara antara kartu memori dengan komputer, handphone atau kamera digital. Ia memungkinkan Anda untuk mengakses dan memindahkan data sesuai keinginan. Tanpa card reader, sebenarnya perangkat tetap bisa dihubungkan dengan komputer, tapi harus melalui port USB dengan kabel USB. Sedangkan bila memanfaatkan alat itu, Anda hanya perlu mengeluarkan memori dan memasukkannya ke dalam slot card reader.
Selain itu, card reader berperan sebagai perangkat penyimpanan removable untuk berbagai perangkat yang bisa membaca alat tersebut. Terdapat keuntungan apabila Anda menggunakan card reader, yaitu menghemat daya karena tidak membutuhkan perangkat lain dan tambahan depresiasi perangkat serta bisa dibaca langsung oleh komputer tanpa software atau perangkat lunak, sehingga sangat menyederhanakan pekerjaan.
Cara Kerja Card Reader
Apabila Anda mengakses file atau dokumen melalui komputer, card reader akan mentransmisikan sinyal ke kartu media (media card) via kontak pada ujung casing kartu. Sinyal-sinyal itu dipakai untuk membaca data yang tersimpan di dalamnya. Layaknya memori solid-state, media card juga menggunakan serangkaian transistor guna merecord data. Transistor ini setara untuk mewakili data biner atau bentuk dasar semua file komputer.
Bila aliran listrik yang ditransfer dari pembaca kartu USB bisa melalui transistor, maka bagian tersebut dibaca sebagai “1”. Namun, jika sebaliknya dikembalikan menjadi “0”. Card reader meng-compile hasil, lalu mengirimkannya ke program komputer yang meminta informasi. Program itu bisa menggunakan data biner untuk merepresentasikan data, seperti dokumen, teks atau gambar secara visual.
Beberapa card reader juga mempunyai fungsi menulis, sehingga memungkinkan pengguna untuk menyimpan data dari komputer ke kartu media hingga menyunting dan menghapus file. Proses mengedit data sama dengan membaca data. Bedanya, card reader mengirim aliran yang akan meluruskan transistor guna mewakili data baru. Pada kasus menghapus satu atau seluruh data, transistor yang terkena dampaknya akan berpindah ke posisi “1”.
Setelah membaca tulisan mengenai pengertian card reader di atas, kita bisa tahu ternyata fungsi card reader tidak hanya sebagai media yang membantu proses pengiriman data, tapi lebih dari itu. Jadi, Anda yang masih bersekolah, kuliah maupun bekerja di kantoran wajib memiliki perangkat berukuran mini tersebut.
Harga Memory Card pada Tahun 2019
Setiap merek memory card harganya berbeda-beda, yaitu :
·      Memory Card Micro SD Adata
Harganya dimulai dari Rp.65.000 – Rp. 275.000
·      Memory Card Micro SD Brace
Harganya dimulai dari Rp.40.000 – Rp. 74.000
·      Memory Card Micro SD Kingston
Harganya dimulai dari Rp.34.800 – Rp.6.300.000





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pile File

https://sttpln.ac.id/ Nama Mahasiswa      : Beatrice Angela Elfrida S NIM                            : 201731168 Kode Mata K...